Picingkan saja matamu jikalau menatapku
Aku ‘kan anggap kau blasteran indo-cina

Kerutkan saja dahimu jikalau melirikku
Aku ‘kan anggap kau mulai tua bangka

Ciutkan saja hidungmu jikalau membauiku
Aku ‘kan anggap inderamu kurang sempurna

Muntahkan saja, lewat rongga mulutmu
Muntahkanlah usus, paru, limpa, beserta organ vitalmu

Ucapkan saja, lewat rongga mulutmu
Ucapkanlah caci, maki, hina, beserta sumpah serapahmu

Da aku mah apa atuh, diriku hanyalah kumbang pejantan.
Bandung tjoret, malam 29 romadhon 1935.
Penjaja Kata

(Visited 72 times, 1 visits today)
Da Aku Mah Apa Atuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *