Manajemen keuangan memiliki peran yang sangat vital terhadap stabilisasi perekonomian, barangsiapa yang tidak mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangan dengan baik niscaya uang hanya terasa sekedar mampir dalam kehidupan kita.

Hal ini menjadi materi utama dalam acara roadshow Investalk tips keuangan 3i (Insyaf, Irit, & Invest), diselenggarakan oleh Reksa Dana Manulife pada tanggal 26 Oktober 2014 bertempat di Giggle Box, Istana Plaza Bandung.

Giggle Box

Sajian Makanan Gratsi dari Manulife Bagi Tamu Acara

Dalam acara ini diberikan pemaparan mengenai tips keuangan 3i, tiga langkah awal yang mudah untuk memanajemen keuangan dengan sistem reksa dana sebagai solusinya. Apa sebenarnya maksud dari insyaf, irit, dan invest? Berhubung saya sedang baik, maka akan saya coba membeberkan secara singkat. πŸ˜‰

Inysaf

Sudah bukan kata yang asing lagi di telinga, ketika kita mendengar kata insyaf. Insyaf sangat berkaitan erat dengan pertobatan setelah melakukan dosa, begitupun sama halnya dengan maksud dari insyaf dalam tips 3i.

Pada dasarnya manusia lebih sering menghamburkan uang untuk pengeluaran yang bersifat konsumtif dan tidak terlalu penting. Pengeluaran-pengeluaran seperti inilah yang menjadi “dosa” dalam proses mengelola keuangan.

Sadari pula bahwa semakin hari harga-harga sandang pangan semakin naik, budaya konsumtif hanya akan membuat kita tepuk jidat setiap akhir bulan. Maka dari itu, segera insyafi beberapa kesalahan Anda dalam menggunakan uang!

Irit

Setelah insyaf dari beberapa dosa yang kita lakukan dalam mengelola keuangan, selanjutnya masuk dalam poin kedua yaitu irit. Irit tidak harus sakit, jangan terlalu menyiksa diri juga hanya karena ingin melakukan pengiritan.

Iritlah dengan bijak, cukupilah kebutuhan dan minimalisir pengeluaran. Tips irit paling penting yang harus Anda ketahui adalah belanja harus lebih kecil dari penghasilan. (Sengaja di blok supaya lebih diingat. πŸ˜‰ )

Irit banyak caranya, tinggal bagaimana Anda dapat mengetahui pengeluaran-pengeluaran apa saja yang harus mulai dikurangi atau bahkan ditinggalkan demi kestabilan perekonomian Anda. πŸ™‚

Invest

Klimaks dari tips 3i adalah invest, banyak cara dan sarana investasi untuk Anda coba. Lalu, apakah ada bentuk invest paling mudah dan murah? Jawabannya, ada. Salah satunya adalah program reksa dana milik Manulife, bahkan hanya dengan 100 ribu rupiah Anda sudah dapat berinvestasi demi masa depan yang jauh lebih baik.

Sistemnya pun cukup aman. Selain itu Anda tidak akan terlalu dipusingkan dengan berbagai macam istilah dalam pengelolaan investasi seperti saham, obliogasi, atau deposito. Manajer investasilah yang nantinya akan mengelola program investasi Anda.


Tips 3i

Reksa dana dapat dianalogikan seperti rujak, dengan uang 10 ribu untuk membeli rujak Anda mendapatkan aneka macam buah-buahan dan dengan uang 100 ribu dalam berinvestasi Anda mendapatkan berbagai instrumen investasi.

Lalu apabila membeli rujak ada tukang rujak yang bertugas meracik rujak, serta kasir yang bertugas menerima pembayaran. Dalam program investasi reksa dana Manulife pun sama, manajer investasi bertugas mengelola portofolio dan bank kustodian bertugas mengadministrasi dana.

Apabila Anda tertarik untuk mengetahui lebih banyak mengenai program reksa dana Manulife ini, tunggu saja acara serupa di kota Anda. Atau dapat Anda kunjungi website Manulife Asset management disini.

Lalu kapan waktu terbaik untuk berinvestasi? Sebenarnya waktu terbaik investasi adalah saat Anda masih muda, Β namun tidak ada kata terlambat untuk dapat berinvestasi. Nah berhubung saya masih muda, yuk untuk yang masih muda juga kita mulai berinvestasi sejak dini. πŸ˜‰

Penjaja Kata

(Visited 113 times, 1 visits today)
Tips Keuangan 3i (Insyaf, Irit, & Invest) ala Reksa Dana Manulife
Bagikan ke:

13 thoughts on “Tips Keuangan 3i (Insyaf, Irit, & Invest) ala Reksa Dana Manulife

  • October 27, 2014 at 12:44 am
    Permalink

    reksadana ini harus jangka panjang gan… jadi kalo duit investnya harus yg ‘dingin’
    pengalaman pribadi

    Reply
    • October 27, 2014 at 2:02 pm
      Permalink

      Iya, namanya juga investasi tentu bukan uang panas yang disimpan. Kalau saya sendiri berhubung masih mahasiswa, investnya masih di koperasi yang masih terjangkau. πŸ˜€

      Reply
    • October 27, 2014 at 2:04 pm
      Permalink

      Berhubung masih mahasiswa & udah akhir bulan, saya udah insyaf kang. Haha

      Reply
  • October 28, 2014 at 6:46 am
    Permalink

    aseekk..mau nanya juga udah insyaf belon Bro?

    Hayu atuh kita berinvest, aku dah insyaf pas dengerin penjelasannya, langsong deh capcus di Reksa dana rujak :v

    Reply
    • October 28, 2014 at 6:47 am
      Permalink

      Berhubung masih mahasiwa, investasinya masih di koperasi mahasiswa yg sesuai sama uang saku. hehe

      Reply
      • October 28, 2014 at 4:38 pm
        Permalink

        Eh, walau masih mahasiswa, dimulai dengan 100 ribu kan bisa tuh, San? πŸ™‚

        Reply
        • October 28, 2014 at 4:42 pm
          Permalink

          Haha, iya sih mba. Siap deh mengurangi kocek demi masa depan yang lebih cemerlang. πŸ˜€

          Reply
  • October 28, 2014 at 4:39 pm
    Permalink

    Hayuk kita mulai invest yuk! Reksa dana pilihan yang bijak tuh!

    Reply
    • October 28, 2014 at 4:42 pm
      Permalink

      Hayu, hayu, siap. πŸ˜€

      Reply
    • October 29, 2014 at 6:54 am
      Permalink

      Haha, invest itu ibarat pagar di rumah. Engga dipasang juga ngga apa, tapi ya ada akibatnya. πŸ˜€

      Reply
  • May 28, 2015 at 11:43 am
    Permalink

    Setelah saya baca, saya resapi dan renungi sekian malam, saya mengambil keputusan untuk insyaf dan berinvest. Terima kasih atas pencerahannya, gan.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *