Keluh kesah seorang penulis, terutama yang masih berlabel amatir atau lebih halus dengan kata pemula adalah semangat untuk menulis dan mau dibawa kemana (Main di C major. 😀 ) hasil tulisan tersebut selanjutnya. Dalam konteks semangat untuk menulis tentu setiap penulis memiliki cara tersendiri dan berasal dari beragam faktor, walaupun terkadang semangat untuk menulis pun berjalan fluktuatif.

Sedikit memberikan saran, mungkin dengan cara-cara ini semangat menulis dapat bergelora, diantaranya: Membaca buku, jalan-jalan, dan berseluncur di dunia maya. Ketiga hal tersebut biasanya dapat menjadi penyuntik semangat untuk menulis, tetapi masih banyak hal lainnya yang dapat membangkitkan gelora semangat untuk menulis, hal yang paling mudah biasanya ketika seseorang mengalami sakit hati terutama dalam urusan cinta. Hehe

Lalu, bagaimana selanjutnya nasib dari tulisan-tulisan yang berhasil kita susun menjadi sebuah karya? Tentu banyak caranya, selain melalui berbagia media cetak maupun elektronik penerima karya tulisan, menerbitkan sebuah buku tentu dapat dijadikan salah satu visi yang menarik dalam aktifitas menulis. Mudahkan menerbitkan buku? Jawabannya fleksibel, tergantung pada minat dan tujuan kita dalam menerbitkan buku.

Jika ingin menerbitkan buku secara cuma-cuma alias hanya menyalurkan karya tulisan kita, tentu banayk penerbit major yang bisa menjadi pilihan, asalkan konten tulisan kita sesuai dengan konten tulisan yang sering diangkat oleh penerbit yang bersangkutan.  Namun prosesnya tidak semudah mengedipkan kelopak mata, tentu kualitas tulisan yang harus sangat bagus karena harus bersaing dengan ratusan atau bahkan ribuan tulisan lainnya, bukan hanya bagus namun tulisan kita harus  memiliki keunikan dan nilai jual yang tentu diprioritaskan dapat menguntungkan.

Selain itu aspek lainnya seperti pemasaran, layouting, dan provit sharing antara penulis dan penerbit pun harus dipelajari, tujuannya apa? Selain menjadi persyaratan dalam proses lahirnya tulisan dalam sebuah buku,  fase tersebut juga menjadi tahapan dimana nikmatnya perjuangan menjadi seorang penulis ternama alias beken dapat seorang penulis pemula alami, walaupun sang pemosting tulisan ini tidak beken semoga ada sedikit tulisannya yang bermanfaat. 🙂

Jika Anda memiliki jiwa yang senang berkreatifitas dengan metoda DIY (Bukan Daerah Istimewa Yogyakarta tapi Do It Your Self) maka self publishing dapat menjadi sarana pemuas nafsu Anda. Banyak penerbit indie yang menawarkan paket penerbitan untuk self publishing, tentu yang memberikan keleluasaan penuh dalam berbagai aspek kepenerbitan buku, intinya memberikan 100% kepuasan bagi sang pemilik karya tulisan.

Salah satu contohnya adalah paket penerbitan Rasibook, sangat cocok bagi Anda yang menginginkan buku atas nama dan karya diri Anda sendiri. Apa keunggulannya dibanding penerbit indie lain? Ini diantaranya paketnya lengkap (Editing, Layout, Promo, ISBN, dlsb), harganya hemat, dan prosesnya cepat. Anda berminat? Tinggal klik linknya disini, lalu isi formnya (Diform tahu dari siapa isi saja Sandra Nurdiasnyah yah. Hihi).

Good luck, semoga bermanfaat. 😉

(Visited 7 times, 1 visits today)
Solusi Pemula Untuk Pemula
Bagikan ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *