Humaniora - Page 34 of 44 - Blogger Bandung | Penjaja Kata
Blogger Bandung yang menyediakan berbagai kebutuhan kata
Blogger Bandung | Copywriter
-1
archive,paged,category,category-humaniora,category-12,paged-34,category-paged-34,bridge-core-1.0.4,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-18.0.9,qode-theme-bridge,disabled_footer_bottom,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-5.7,vc_responsive
 

Humaniora

Satu kata yang sudah pasti dimiliki dan menggambarkan sosok para komikus dan ilustrator adalah kreativitas. Apa jadinya komikus dan ilustrator tanpa memiliki daya kreativitas? Sudah tentu karya-karyanya hanya akan digunakan untuk menghias baliho-baliho calon wakil rakyat yang pernah nampang di pinggir-pinggir jalan. :) Kreativitas menjadi perbincangan hangat...

Di zaman kebebasan berkespresi dan berkreasi seperti saat ini, siapa yang tidak tahu pacaran? Bahkan para jomblo akut dan jomblo bawaan lahir akan mengerti arti dari pacaran. Apalagi televisi sebagai media elektronik konvensional semakin mudah mengumbar tayangan yang mempublikasikan pacaran, baik secara implisit maupun eksplisit. Tetapi...

Dewasa ini, kurikulum 2013 tengah menjadi wacana hangat di setiap perbincangan perihal sistem pendidikan di Indonesia, baik di level "warung" maupun "cafe". Kurikulum yang digadang-gadang akan menghasilkan produk-produk bangsa berkualitas internasional sedang dalam tahap pengkajian ulang. Apabila diibaratkan sebuah makanan, kurikulum 2013 hanya dikulum semata lalu...

Perpaduan antara syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat memunculkan sebuah ajaran yang menghadirkan rona-rona kehidupan yang indah. Sufisme, ajaran yang menitikberatkan kepada cinta ilahi, kasih pada sesama makhluk, mengenali diri sendiri, dan membersihkan hati dari ego. Mempelajari ilmu sufi memang bukan sebuah pelajaran yang mudah, hampir jarang...

Pada tanggal 14-15 November 2014, kampung adat Cirendeu menyelenggarakan agenda tahunan yaitu Julang Ngapak Kampung Adat Cirendeu. Acara ini merupakan puncak perayaan nutup taun 1947 (Tutup tahun) dan ngemban taun 1 suro 1948 (Menyambut tahun baru),  setelah sebelumnya diadakan acara Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu.

Acara Julang Ngapak adalah sebuah bentuk rasa syukur dari masyarakat adat di kampung adat Cirendeu kepada sang maha kuasa, yang telah memberikan mereka keberkahan serta kesuburan dalam bercocok tanam yang merupakan mata pencaharian utama masyarakat kampung adat Cirendeu.

sesembahan dari gerbang utama ke bale sarasehan di acara Julang Ngapak Kampung Adat cirendeu

We work closely with you and carry out research to understand your needs and wishes.