Seberapa jauh kebahagiaan akan menaungi kehidupan manusia? Akankan manusia bisa merasakan kebahagiaan dalam setiap detik nafas kehidupannya? Pertanyaan-pertanyaan rumit menyelimuti pandangan Adinda tentang masa depan, pandangan akan kebahagiaan yang tiada taraf yang mampu mengukur esensinya dalam kerangka hidup umat manusia.

Adinda : Memang tidak akan pernah bisa manusia merasakan selamanya dalam buai kebahagiaan, tapi dapatkah pabila kebahagiaan emnjadi pondasi utama membangun kehidupan? Akankah hidup selalu dalam naungan kebahagiaan?

Hatinya menampung sejuta rasa, asa, dan cipta:

Rasa, bagaiakan sutera yang mengelus lembut kulit luar.

Asa, bagaikan tunas yang berjuang menggapai induknya.

Cipta, bagaikan lagu yang melantukan secarik melodi.

Adinda :  Aku sangat tidak mengerti harfiah ini, tetapi aku akan menjalaninya demi kehidupan yang hakiki.

Lampu kamarnya semakin temaram, jam di dindingnya semakin berdentang, cahaya di matanya semakin menghilang. Malam menelannya menembus angan dan menebus harapan didalam bunga tidur yang akan menyelimutinya, beberapa saat setelah lelap menjemput.

Nouer Dyn

(Visited 22 times, 1 visits today)
Kakanda dan Adinda #Part9
Bagikan ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *