Aku, dikutuk oleh sang waktu
Terkutuk menjadi jiwa baru
Bersama bidadari penyejuk hati
Elok nan anggun bak permaisuri

Dia, tersenyum tiada henti
Dia, berkata terhenti henti
Dia, silaukan rona dalam hati
Dia, pancarkan ironi dalam diri

Aku terkutuk jadi bisu
Kata hilang dalam kamus perkataan
Aku terkutuk jadi baru
Rasa datang dalam kamus perasaan

Dia, pintar nan ceria
Dia, aneh nan langka
Dia, undang tawa dan canda
Dia, undang cita bahkan cinta

Terima kasih telah mengutukku hari ini. 🙂
Nouerdyn

 

(Visited 15 times, 1 visits today)
Aku Terkutuk
Bagikan ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *