Investasi menjadi kata yang paling indah bagi semua orang yang masih hidup. Mendengar kabar bahwa seorang rekan memiliki aset investasi berlimpah, tentu akan menghadirkan gambaran dan paradigma bahwa masa depan rekan kita tersebut akan cerah dan indah.

Kejadian tersebut memang dapat terjadi, jikalau investasi yang dilakukannya berhasil. Sedangkan bila investasinya gagal, sudah jelas kerugian-lah yang akan didapatkan. Maka, untuk mendapatkan masa depan yang cerah dan indah pun masih harus diperjuangkan.

Manajer investasi merupakan pihak ketiga atau perusahaan, yang dipercaya oleh pihak investor untuk mengelola dan mengembangkan investasi yang telah ditanamkan. Berdasarkan sistem kerja-sama win win solution, pihak manajer investasi dan investor akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan kontrak kerja.

Akan tetapi, dalam kenyataannya banyak manajer investasi yang tidak mampu mengelola investasi dari para investor. Alasannya pun beragam, mulai dari ketidak-mampuan dalam pengelolaan investasi, maupun tersandung dengan kepentingan pribadi. Alhasil, fenomena “Investasi Bodong”-lah yang terjadi dan merugikan para investor.

Tips Memilih Manajer Investasi

Dalam sebuah kesempatan, saya sempat mendengarkan dan mendapatkan materi mengenai tips memilih manajer investasi dari Safir Senduk, seorang pakar investasi. Berdasarkan pada materi tersebut, ada tiga hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih manajer investasi, di antaranya adalah:

1. Reputasi Manajer Investasi/Perusahaan

Hal utama yang harus diperhatikan sebelum memilih manajer investasi adalah mengetahui reputasi dari manajer investasi. Ibarat kata akan memilih sepeda terbaik untuk melakukan perjalanan tur antar kota, tentu hanya merek-merek tertentu yang akan kita pilih, terutama yang sudah kredibel dan terpercaya.

Begitu pun saat memilih manajer investasi, pilihlah manajer investasi yang sudah memiliki reputasi kredibel dan terpercaya di mata masyarakat luas. Jangan mudah tergiur oleh konsep investasi semata, karena konsep tidaklah penting selama konsep itu belum teruji dan terbukti meyakinkan banyak investor.

2. Media Pengguliran Investasi

Setelah mengetahui reputasi dari manajer investasi, jangan langsung ambil tindakan untuk berinvestasi sebelum mengetahui ke mana sajakah investasi yang kita tanam akan digulirkan. Apakah kita sudah yakin dengan media yang dijadikan pengguliran investasi oleh manajer perusahaan? Kalau masih belum yakin, silakan lakukan riset dan survey terlebih dahulu mengenai media-media pengguliran investasi dari manajer investasi.

Misalnya, manajer investasi akan menggulirkan ke sektor properti, maka buatlah riset dan survey ke lokasi properti tersebut. Apabila hasil riset dan survey yang telah kamu buat ternyata menguntungkan, maka manajer investasi tersebut sudah mendekati kriteria yang kredibel dan terpercaya.

3. Prestasi Masa Lalu

Setelah mengetahui reputasi dan media pengguliran investasi, langkah selanjutnya ialah mencari tahu prestasi masa lalu dari manajer investasi. Langkah terkahir ini merupakan klimaks dari dua langkah sebelumnya. Tentu bila reputasi dan media pengguliran investasi sudah kredibel dan terpercaya, maka prestasi di masa lalunya pun akan gemilang.

Namun, bagaimana jadinya bila manajer investasi yang masih relatif muda, namun sudah memenuhi poin pertama dan kedua? Apabila kamu berada dalam kondisi seperti ini, kamu bisa memilih dua opsi, antara urung menggunakan jasa manajer investasi tersebut atau berjuang bersama-bersama untuk mengukir prestasi. 🙂

***

Investasi bukanlah sarana yang paling menjanjikan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa depan. Walaupun beberapa jenis investasi jarang sekali mengalami kerugian, tidaklah bijaksana bila menjadikan hal tersebut sebagai acuan. Ingat, investasi hanyalah produk buatan manusia yang bersifat fluktuatif!

Dunia ini ciptaan Tuhan, Dia lah yang Maha Pemilik dan Maha Pemberi, hanya meminta dan memohon kepada-Nya lah sumber investasi yang paling sempurna. 🙂

Penjaja Kata

(Visited 20 times, 1 visits today)
Tips Memilih Manajer Investasi
Bagikan ke:

4 thoughts on “Tips Memilih Manajer Investasi

  • December 23, 2015 at 4:00 pm
    Permalink

    saya juga ingin mencari orang yang bisa menjadi invostor di perusahaan saya kelak. andaikan saya punya perushaan besar ingin mencari pemimpin yang punya integritas memimpin yang luar biasa.

    Reply
    • December 23, 2015 at 8:17 pm
      Permalink

      Aamiin. Semua itu berawal dari niat, doa, dan usaha, bung. Semoga tercapai. 🙂

      Terima kasih sudah berkunjung.

      Reply
  • December 23, 2015 at 8:40 pm
    Permalink

    wah endingnya nyentuh mas…. kece… itulah senjata akhir bergantung….

    Reply
    • December 23, 2015 at 9:03 pm
      Permalink

      Jagoan itu memang selalu datang di akhir-akhir, bung. :v

      Terima kasih sudah berkunjung. 😀

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *