Pelangi Tua

Garis-garismu kini nampak pudar, ditetesi hujan, diolesi badai. Bahkan, mentari seakan menjauhi bagai tak sudi membiaskan cahayanya Dirimu manunggal, dalam warna suci sang cahaya Hilanglah sapta warna, sosokmu bagai tinggal mitos Kembalilah, kembalilah tanpamu tiada yang indah Kembalikan, kembalikan senyuman

Emak

Selembut angin dipagi hari Sebening embun diatas daun Kasihmu sangatlah murni Sayangmu sangatlah anggun Bukan ibu engkau kupanggil Bukan bunda engkau kupanggil Emak, lebih terasa menjiwa Emak, lebih terasa luar biasa Peluh keringat basahi tubuhmu Beban hidup penuhi fikirmu Namun