Skripsi dan Liburan Butuh Bimbingan – Penjaja Kata. Kalau dibahas dari sisi epistimologi, tidak ada sangkut-paut antara kata skripsi dan liburan. Dua kata tersebut merupakan contoh antonim, seperti sedih dan senang: mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi pasti akan merasa sedih karena fakir liburan yang menyenangkan. :’)

Tetapi, ternyata ada persamaan yang sangat menentukan di antara keduanya: skripsi dan liburan butuh bimbingan. Pengerjaan skripsi tanpa bimbingan dengan dosen penguji, tentu proses pengerjaan skripsi akan tersendat, bahkan akan mempersulit kita untuk dapat segera wisuda. :'(

Sedangkan liburan tanpa bimbingan dengan para ahli, tentu akan mempersulit kita untuk mendapatkan liburan impian yang menyenangkan hati dan pikiran. Nah, bimbingan untuk liburan itu ada 3 (dibaca: tiga). Apa saja? Baca saja penjelasannya di bawah, cantik. 😉

1. Bimbingan Rohani

Bukan hanya para gembong narkoba yang divonis hukuman mati yang membutuhkan bimbingan rohani. Orang-orang yang akan liburan juga membutuhkan bimbingan rohani, lo. Liburan itu sangat mudah membuat orang terlena dan melupakan kewajiban kita kepada sang pencipta. Pernah mengalaminya? Wah, kalau saya sih … sering.

Maka dari itu, sebelum memulai liburan, sempatkanlah untuk “liburan” ke tempat ibadah dan bertemu dengan rohaniawan. Hal ini sangat bermanfaat, supaya dalam momen liburan kelak, kita akan semakin dekat dengan sang pencipta. 🙂

2. Bimbingan Jasmani

Memangnya asik kalau liburan saat kita mengidap penyakit tifus atau penyakit lainnya? Tentu tidak. Maka dari itu, sebelum proses liburan dimulai, cobalah menjaga kesehatan dengan baik. Bagi yang ikut klub/geng/kelas olahraga dan sejenisnya, bisa melakukan bimbingan jasmani ke trainer-nya agar mendapatkan tips menjaga kesehatan sebelum dan selama liburan.  😀

Enggak punya trainer? Tenang, masih banyak search engine yang bisa kamu gunakan dengan mudah untuk mencari informasi mengenai tips menjaga kesehatan sebelum, sesaat, maupun sesudah liburan. Kalau mau lebih keren lagi, baca saja buku-buku kesehatan yang banyak memberikan tips untuk menjaga kesehatan. 😉

3. Bimbingan Finansial

Liburan tanpa mengeluarkan dana memang bisa dilakukan, tetapi kamu harus ganteng atau cantik dan melamar menjadi host di acara My Trip My Adventure. Kalau tidak, tentu kamu harus mengeluarkan biaya sendiri untuk mewujudkan liburan terbaik yang kamu impikan. 🙂

Kalau kamu merasa tak pandai dalam mengatur flowrate keuangan-mu, coba serahkan kepada para ahlinya, seperti perusahaan asuransi. Bingung atau pernah mengalami kejadian menyebalkan saat asuransi? Alangkah baiknya komunikasikan terlebih dahulu rencana-rencanamu, kepada para advisor yang memahami seluk-beluk dunia asuransi. Tak perlu mencari sang advisor ke ujung dunia, cukup cari menggunakan ujung jarimu dengan cara mengakses Bright Advisor. 😉


Apa Bright Advisor itu?

Bright Advisor adalah  sebuah portal online yang dikembangkan Sun Life sebagai media penyedia informasi seputar asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, investasi, dan perencanaan keuangan. Bright Advisor diciptakan untuk dapat memberikan informasi dan menjawab pertanyaan dengan cermat serta dalam bahasa yang mudah dimengerti. Dalam memanfaatkan Bright Advisor, pengunjung tidak akan dikenakan biaya ataupun harus menjadi nasabah Sun Life terlebih dahulu.

Bright Advisor Logo - Penjaja Kata

Kok Bisa Tau Bright Advisor?

Saya ikut-serta dalam acara pameran dan seminar literasi keuangan untuk para blogger di Bandung. Acara ini menghadirkan Joice Tauris Santi, seorang financial planner independen yang terkemuka, serta Parmadi Budiprasetyo,  seorang blogger fotografi dan traveler sebagai narasumber. Mereka berdua berbagi ilmu dan pengalaman seputar perencanaan keuangan dan kewirausahaan kepada para blogger.

Kapan, Di mana, dan Bagaimana Acaranya?

Acaranya itu diselenggarakan hari Sabtu (31 Juli 2016), bertempat di Cafe Halaman, Paris Van Java, Bandung.  Acaranya talkshow dan seminar yang membahas seputar dunia literasi, traveling, dan asuransi. Selain itu ada sesi makan siang dan coffebreak juga, ditambah beragam kuis berhadiah, mulai dari kuis tanya-jawab dan livetweet selama acara berlangsung. 🙂

Walaupun acara ini diselenggarakan oleh pihak Sunlife, tetapi perusahaan tersebut tidak terlalu terlihat menjual produk-produk asuransinya, intinya sih soft selling lah. Malah lebih membahas seputar dunia traveling dan program Bright Advisor-nya, yang diutamakan sebagai program untuk mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan asuransi mulai dari basic.

Mau tahu lebih spesifik gambaran acaranya? Kamu bisa tonton video-nya di akun Youtube saya kok. 😉


Itulah sekelumit persamaan antara skripsi dan liburan, semoga dapat mencerahkan pengetahuanmu, ya. Kalau tidak mencerahkan, berarti layar gadget kamu brightness-nya kurang tajam. Kalau setelah diatur masih tetap sama, berarti kamu harus ganti gadget. Enggak punya uang untuk gantinya? Maka dari itu, mulai dari sekarang asuransikanlah hal-hal yang penting dalam hidupmu, supaya nanti kamu punya cadangan untuk berbagai hal penting dalam hidupmu. 🙂

 

Penjaja Kata

(Visited 119 times, 1 visits today)
Skripsi dan Liburan Butuh Bimbingan
Bagikan ke:
Tagged on:                     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *