Rebahkanlah, Penjaja Kata.

Rebahkan saja diatas bantalan pundakku
Biarkan tulang pipimu menyangkut di bahu
Nyamankanlah, bersandarlah dengan nyenyak
Terlelaplah, jikalau kantuk sudah meluap dalam benak

Izinkan aku mengelus lurus halus rambutmu
Yang hitam indah nan bergelombang laut batu hiu
Izinkan aku mengecup redup sayup matamu
Yang bersinar memancarkan senja gunung Semeru

Biarkan saja mereka yang iri padamu, juga padaku
Biarkan iri menenggelamkannya dalam sumur benci
Lupakan saja mereka yang dengki padamu, juga padaku
Lupakan saja, balas dengan anugerah cinta dan buang jauh benci

 

Mengapa bulan di langit malam ini tersenyum?
Bandung tjoret, 10-07-14.

(Visited 40 times, 1 visits today)
Rebahkanlah

2 thoughts on “Rebahkanlah

    • July 11, 2014 at 12:02 pm
      Permalink

      Belaian manjanya baru saya rasakan dari balik layar saja, semoga kelak sang waktu sudi mengantarkan kesana. :’)

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *