Engkau datang tanpa salam dan sapa
Kejutkanku yang termenung dalam haru
Kau usapkan lembaran kain sutra
Menghapus kesedihan dipipiku

Kutatap dirimu dengan tatapan murka
Namun kau balas dengan senyum senja
Kau luluhkan denyut nadi murkaku
Sehingga kuhanya bisa terpatung membisu

Tanpa isyarat kau peluk erat tubuhku
Menangis deras di atas pundakku
Engkau bisikan kata maaf yang sendu
Hingga kau buat hatiku pilu

Mungkin, aku bisa memaafkanmu dengan kata
Namun tidak dengan rasa
Engkau tanya mengapa?
Kujawab, Rasaku kini bukan untukmu…

Nouer Dyn

(Visited 27 times, 1 visits today)
Rasaku Kini Bukan Untukmu
Bagikan ke:
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *