Persiapan Hunting Rujak Cingur dan Kuliner di Surabaya - Penjaja Kata
4605
post-template-default,single,single-post,postid-4605,single-format-standard,bridge-core-1.0.4,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,qode-theme-ver-18.0.9,qode-theme-bridge,disabled_footer_bottom,wpb-js-composer js-comp-ver-5.7,vc_responsive
 

Persiapan Hunting Rujak Cingur dan Kuliner di Surabaya

Persiapan Hunting Rujak Cingur dan Kuliner di Surabaya

Mendengar kata Surabaya, hal pertama yang muncul dalam benak saya adalah rujak cingur. Ya, salah satu kuliner khas dari Jawa Timur, khususnya Surabaya ini memang menjadi ciri khas yang sudah sangat melekat pada kota Surabaya. Bagi saya pribadi yang menjadi penggila rujak, rujak cingur memang menjadi salah satu makanan favorit saya, walaupun selama ini rujak cingur yang saya nikmati dibuat di kota Bandung.

Hal ini memang masih menjadi ganjalan bagi saya pribadi, walaupun orang yang membuat rujak cingur di Bandung itu orang Surabaya asli, tapi tetaplah terasa ada yang kurang apabila kita tidak menikmatinya langsung di kota kelahirannya. Betul, kan? 🙂

Sumber: travelingyuk.com

Bagi saya sih sebuah makanan itu dinilai enak bukan hanya dinilai dari segi rasa atau tampilan saja, tetapi alam dan lingkungan pun turut serta menyumbangkan nilai enak pada suatu makanan. Karena jujur hal ini pun pernah terjadi pada saya pribadi, tepatnya ketika menyoba batagor yang dijual di daerah UIN Sunan Kalijaga, rasanya jauh berbeda dari mamang-mamang penjual batagor di rumah saya di Bandung. Ya bisa dibilang ini karena faktor lingkungan, komposisinya sih sama saja.

Untuk membuktikan bahwa rasa rujak cingur di Surabaya memiliki rasa yang berbeda dengan yang saya temukan di Bandung, saya pun mencoba untuk mengatur waktu liburan bersama rekan kerja saya yang kebetulan memiliki rumah di Gresik.

Berdasarkan informasi dari teman saya ini, ternyata banyak sekali penjual rujak cingur yang bertebaran di Surabaya. Mulai dari Rujak Cingur Ahmad Jais yang berada dekat Jalan Tunjungan, menurut dia ini adalah rujak cingur terenak se-Surabaya. Bener atau tidak? Ya tentu tidak bisa kita benarkan atau salahkan, lidah orang kan berbeda-beda ya. Hehehe

Sumber: koran-jakarta.com

Dia pun berujar bahwa di kota Gresik pun banyak pula penjual rujak cingur yang tak kalah enak, tapi ya balik lagi, saya ingin mencoba terlebih dahulu rujak cingur dari Surabaya atau berdasarkan asal mula DNA-nya terbentuk. 

Rujak cingur juga ternyata memiliki sisi menarik juga dari sisi sejarahnya, makanan ini ternyata disukai oleh Raja Firaun Hanyokrowati, raja kedua Kesultanan Mataram. Membaca detail sejarahnya memang dapat menimbulkan decak kagum, makanan yang terlihat sederhana ini ternyata memiliki khazanah yang luar biasa dalam dunia kuliner Indonesia. 

Tanggal pun telah ditentukan, sayang kiranya bila saya main ke Surabaya hanya menentukan satu destinasi wisata kuliner saja, maka dari itu saya pun mulai membuat itinerary wisata kuliner saya nanti di Surabaya, selain rujak cingur pastinya.

Saya bagi menjadi dua destinasi wisata kuliner, kuliner tradisional dan kuliner kekinian. Pakuwon Food Festival menjadi target bidikan kedua, berdasarkan beberapa sumber menyebutkan bahwa di sana memiliki kuliner yang lengkap dan mesti dicoba satu per satu.

Sumber: idntimes.com

Selain itu Es Krim Zangradi mungkin akan masuk daftar bidikan, karena saya juga menyukai es krim maka wajib rasanya untuk berkunjung ke salah satu penjual es krim legendaris ini.

Untuk mewujudkan itu semua, tentunya tidak akan cukup dengan waktu sehari saja. Untuk itu, saya memutuskan untuk staycation dan mulai mencari Hotel di Surabaya yang pas sebagai tempat saya melepas lelah.

Lain dulu, lain sekarang… dulu ketika kita hendak mencari hotel saat traveling, kita harus bertanya pada orang-orang di sekitar atau meminta rekomendasi teman. Rasanya akan cukup menyita waktu, bila harus melakukan hal itu. Namun sekarang telah hadir aplikasi Pegi-Pegi yang memberikan kemudahan dalam mencari hotel impian.

Terlebih di aplikasi pegi-pegi terdapat fitur pencarian yang bisa di filter sesuai keinginan, misalnya berdasarkan lokasi, berdasarkan rating pengunjung, juga berdasarkan budget (harga). Pokonya, liburan bersama Pegi-Pegi, dijamin bikin hepiiii!

Penjaja Kata

(Visited 35 times, 1 visits today)
No Comments

Post A Comment