Malam pertama bagi pasangan yang baru menikah merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu, bahkan banyak para pasangan mempersiapkannya dengan sebaik dan sekeren mungkin. Ada yang malam pertama di hotel favorit, ada juga yang menghiasi kamar rumahnya agar lebih tampak “mewah” untuk digunakan saat menikmati malam pertama sebagai pasangan yang sah.

Saya dan istri pun merupakan salah satu dari sekian banyak pasangan yang melakukannya, akan tetapi tidak dengan persiapan yang matang. Ya namanya juga pernikahan DIY (Do It Yourself), jadi boro-boro ngurusin buat malam pertama, segala macam persoalan pas hari H aja masih kami yang harus turun tangan. Hehehe

Untuk tempatnya kami berdua memang memutuskan untuk memilih hotel di Lembang, hal ini karena kami berdua suka dengan suasana dingin khas Lembang beserta dengan aneka macam kenangan yang pernah kami alami di sana.

Mulai dari ikutan event blogger bersama sampai candle light dinner ditemani jagur bakar. Tak ada salahnya dong menikmati malam pertama dengan mencari hotel di Lembang, dulu kan zaman pacaran cuma bisa PP aja engga bisa ngerasain nginep bareng. :v

Hotel yang kami pilih untuk malam pertama adalah Grand Paradise, hotel yang bikin kami penasaran karena banyak patung-patung di sana. Kami dapat hotel tersebut dengan harga yang cukup murah, soalnya kami dapet promo pas pesan di Pegi-Pegi.

Sumber: pegipegi.com

Untung juga sih nyari di Pegi-Pegi, kita bisa dapet penginapan murah di Lembang yang diinginkan padahal waktu itu cuma 2 mingguan sebelum nikah pesannya. Oh ya saya nikah di tanggal 18 Agustus 2018, bertepatan dengan libur Agustusan dan Idul Adha juga.

Berhubung tidak membawa bekal baju ganti karena persiapan yang kurang tadi, kami pun cus ke lokasi dengan pakaian nikah menggunakan taksi online. Malu sih, tapi ya gimana lagi. 😀

Sampai di lokasi pun kami cuma bisa tepar langsung di kasur hotel, karena kebetulan sampai di sananya pun malam sekitar jam 9. Yasudah, next saja ke cerita ke esokan harinya ya. Hehehe

Keesokan paginya kami berdua bangun sebagai pasangan suami istri (*yaeeelaaah), kami buka jendela hotel dan brrrr sejuknya udara Lembang menembus pori-pori kami berdua. Kami pun lekas keluar kamar untuk menikmati suasana hotel secara keseluruhan.

Kesan artistic memang sangat kental di hotel Grand Paradise ini, walaupun terlihat agak sedikit horror, ditambah lokasinya di cekungan juga, namun menginap di sini memiliki keunikan tersendiri lho. Ya jadi bisa ngerasain atmosfer hotel ala gothic-gothic gitu lah. wkwkwk

Oh ya waktu itu kami dapat hotel plus dapat tiket masuk ke kolam renangnya juga, sayangnya belum sempat kami pakai karena kami tidak bisa berlama-lama di sana. Foto-foto pun belum sempat, cuma sempat story-in aja sih.

Yup. Kami cuma sampai jam 11 saja menikmati momen pertama sebagai suami istri, karena kami harus prepare dan kembali ke rumah untuk datang ke nikahan sahabat kami. Lucu sih, kita engga janjian tapi bisa nikah cuma beda beberapa jam. 😀

Ya, tapi konsekuensinya malam pertama kami harus diulang lagi nih, momennya aja sih biar lebih berkesan. Walaupun kami baru memiliki anak, ya mungkin jadinya lebih ke malam pertama sebagai keluarga yang utuh gitu, sebagai orangtua dan anak.

Tempatnya di mana? Ya harus beda dong, walau kami belum puas di Grand Paradise, tapi ya karena kondisi pun sudah beda, destinasi pun harus diubah. Nanti deh kami cari dulu promo di Pegi-Pegi, siapa tau dapat villa murah di Lembang kan. 😀

(Visited 30 times, 1 visits today)
Pengalaman Malam Pertama Dadakan ke Hotel Grand Paradise Lembang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *