TERAS USAHA MAHASISWA, merupakan program kerjasama yang dijalin antara Kompas dengan BRI Peduli. Bersama para praktisi, Teras Usaha Mahasiswa hadir di 6 kota untuk semakin mematangkan proses penyusunan proposal usaha. Roadshow terdiri dari kelas pleno yang menitikberatkan pada konsep usaha yang sudah dijalankan maksimal satu tahun. Mencakup di dalamnya adalah nilai (concern) dari usaha yang sudah berjalan dan bentuk kontribusi bagi masyarakat sebagai bagian dari solusi. Terdapat pula kelas pararel (sosial, kreatif dan teknologi) yang diisi oleh para pengusaha lokal. Dalam kelas pararel ini peserta dapat berdiskusi langsung serta menguatkan kembali konsep usaha yang dijalankan.

Bandung menjadi kota ke-empat dalam rangkain roadshow acara ini, berlangsung pada hari Rabu (16/9) dan berlokasi di Gedung Serba Guna Rektorat Lt.4, Unpad Dipatiukur. Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Unpad saja, acara ini juga dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Bandung. Walaupun acara berlangsung dari jam 09.00 sampai jam 14.00, yang notabene mengganggu jadwal kuliah, khususnya kuliah reguler, tetapi ilmu yang akan didapatkan dari acara Teras Usaha Mahasiswa seakan menjadi alasan kuat mereka untuk mengorbankan jatah absennya. Haha … :v

Kelas Pleno Teras Usaha Mahasiswa Bandung

Dendy Darman, Owner UNKL347, menjadi salah satu narasumber paling fenomenal dalam acara Teras Usaha Mahasiswa Bandung. Bukan hanya karena prestasinya saja di bidang bisnis clothing, kakak angkatan saya di Itenas (Namun lulus di ITB) ini menyampaikan materinya dengan konsep yang “lucu dan segar”, sehingga membuat para peserta yang hadir lebih mudah mencerna materi yang disampaikan olehnya. Narasumber lainnya pun tak kalah hebat dalam memberikan ilmunya, misalnya saja ilmu dalam perumusan strategi dalam berbisnis yang diberikan oleh Shafiq Pontoh, seorang Strategic Planner.

Dua narasumber tadi berbagi ilmu dan pengalaman mereka pada sesi pertama, tepatnya pada kelas pleno. Antusiasme para mahasiswa terlihat sangat bergejolak di saat sesi tanya-jawab, bukan karena kebingungan dengan materi yang diberikan, melainkan lebih meminta arahan dari para narasumber agar mereka lebih mantap untuk segera terjun ke dunia bisnis. Bahkan, ada beberapa mahasiswa yang sudah memulai bisnis pun semakin bergairah untuk mengembangkan bisnisnya setelah kelas pleno selesai.

Kelas Paralel Teras Usaha Mahasiswa Bandung

Dalam sesi kedua atau kelas paralel, dihadirkan tiga orang pebisnis lokal dari tiga basis berbeda (Kreatif, Tekno, dan Sosial), di antaranya ada Andika Pratama, Terlin Handiyani, dan Boris Mustaqim. Dalam sesi ini suasana kelas memang terkesan lebih santai, berbeda dengan kelas sebelumnya yang penuh tawa. Namun, berkat jasa tiga narasumber ini yang membagi ilmu dan pengalamannya, para mahasiswa yang hadir dan menikmati acara Teras Usaha Mahasiswa Bandung, semakin kaya akan ilmu di bidang bisnis dan semakin berani untuk segera memulai bisnisnya sendiri.

Pengangguran dan lapangan kerja merupakan masalah klasik Indonesia. Sebanyak 500.000 sarjana atau lulusan perguruan tinggi menganggur. Apakah para mahasiswa hanya akan berakhir dengan mencari pekerjaan? Nyatanya, pekerjaan bukan lagi dicari, melainkan bisa diciptakan. Salah satunya dengan membuka peluang usaha. Nah, kalau kamu masih mahasiswa, silakan coba kirimkan proposal usaha-mu ke Teras Usaha Mahasiswa. Bagaimanakah teknisnya? Silakan disimak dan dicermati informasi di bawah ini:

Teras Usaha Mahasiswa - Kompas - BRI Peduli - Bandung

Proposal Submission

Segera kirimkan proposal usaha kamu! Sertakan juga video yang menjelaskan proposal usahamu secara singkat (video presentation – durasi maksimal 2 menit) dan jelaskan mengapa Teras Usaha Mahasiswa harus memilih usaha kamu untuk didukung!

Periode pengiriman 24 Agustus – 30 September 2015.

Seleksi Proposal

Dari seluruh proposal yang masuk, Harian Kompas & BRI Peduli akan memilih 9 proposal terbaik dari setiap kotanya. Adapun proposal tersebut mewakili bidang usaha sosial, kreatif, ataupun teknologi.

Apabila dalam sebuah kota ada sebuah bidang usaha yang tidak memiliki proposal usaha yang sesuai dengan kriteria Harian Kompas & BRI Peduli, maka bidang usaha tersebut dianggap tidak ada.

Interview

Sembilan proposal terpilih di masing-masing kota yang terdiri dari bidang usaha kreatif, inovatif & inspiratif akan diseleksi kembali melalui tahap interview yang akan dilaksanakan dalam satu hari di setiap kotanya.

Interview akan diselenggarakan pada akhir September 2015.

Local Champion

Harian Kompas & BRI akan memilih tiga proposal di enam kota sehingga terpilih total 18 tim yang akan mendapatkan dana pembinaan usaha senilai Rp 15.000.000 (lima belas juta rupiah) dan mentoring selama enam bulan dalam menjalankan usahanya (Oktober 2015 – April 2016) baik melalui tatap muka ataupun medium digital.

Selama periode mentoring, Harian Kompas & BRI akan tetap me-monitoring para pemenang per kota (local champion) dalam menjalankan usahanya untuk nantinya berkompetisi kembali menjadi juara tingkat nasional (National Champion).

Awarding Night

Sembilan pemenang per kota (Local Champion) akan memperoleh kesempatan mentoring lebih intens di Jakarta bersama Harian Kompas, BRI, dan didukung oleh UKM Center Universitas Indonesia. Selain itu para local cahmpion juga akan melakukan final presentation hingga showcase Teras Usaha Mahasiswa kepada masyarakat luas.

Pada akhirnya, Harian Kompas & BRI akan memilih 3 proposal terbaik untuk mendapatkan funding senilai Rp 50.0000.000,- (lima puluh juta rupiah) pada April 2016.

Bagaimana, tertarik untuk ikut serta dalam program Teras Usaha Mahasiswa? Yuk, kunjungi website www.terasmahasiswa.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada yang sudah membaca postingan ini, juga kepada Kompas dan BRI karena telah memberikan saya snack, makan siang, dan doorprize berupa kartu Brizzi yang telah diisi saldo sebesar Rp. 200.000,00. Semoga nanti proposal usaha yang saya ajukan bisa diterima dan di-acc, pokoknya sampai dapet modal buat memulainya, ya. Aamiin. 🙂

Penjaja Kata

(Visited 94 times, 1 visits today)
Memulung Ilmu di Teras Usaha Mahasiswa Bandung