Sajak - Penjaja Kata
-1
archive,category,category-sajak,category-9,bridge-core-1.0.4,ajax_fade,page_not_loaded,,qode_grid_1300,qode-theme-ver-18.0.9,qode-theme-bridge,disabled_footer_bottom,wpb-js-composer js-comp-ver-5.7,vc_responsive
 

Sajak

[caption id="attachment_2280" align="aligncenter" width="361"] Pintu Student Center Itenas, Bandung.[/caption] Permisi, izinkanlah cahayaku menyusup di sela-sela daunmu, Pintu. Maafkan karena cahayaku liar, tak bisa kuarahkan hanya pada satu titik sahaja. Kalaupun bisa, aku harus belajar sifat tak adil terlebih dahulu. Ya, benar, manusia bisa jadi gurunya. Tapi jawabanmu...

Sejak zaman batu biasa, hingga zaman batu mulia, aku tetaplah seekor monyet, bukan seorang monyet. Aku berpikir, apalah artinya sebuah Teori Evolusi, jikalau kenyataan tak sebanding dengan penelitian. Lebih anehnya, Darwin mati bersama teorinya yang tak pasti. Kalaulah benar adanya, mungkin saat ini aku sudah berubah menjadi...

[caption id="attachment_1979" align="aligncenter" width="300"] Pasca Banjir Baleendah Bandung - Penjaja Kata[/caption] Duhai banjir, dikau surut di waktu yang tak tepat. Mengapa harus di malam minggu? Kala sunyi menyelimuti, mengebiri rasa dalam hati. Kala pilu menderu, karena tak ada pintu yang dituju. Jomblo? Jomblo adalah kutukan. Single? Single adalah pilihan. Aku? Aku hanyalah...

Bak pisau menyayat kulit Lucuti epidermis hingga tipis Bak cakar menembus daging Lumati tulang hingga belulang Hentakan kaki dan tangan Jumawa di atas derita Hentakan suara dan pandangan Jumawa di bawah kuasa Hatimu penuh siloka dendam Hatimu penuh dengan rasa sakit Rasa benci, bengis, dan beringas Rasa bebal, kesal, dan sesal Lidahmu biang dan sarang senjata Satu kata  ibarat...

Lelah menumpurkan jasadmu di atas  hamparan lantai berkasur di bawah sorotan lampu 15 watt di tengah sepasang anakmu yang tengah bermimpi Entah berapa liter keringat, menetes dari lubang pori-pori menyangkut dalam rimbun bulu ketiak menyembulkan harum kasturi kualitas wahid Perlahan, liur menetes dari sela bibirmu Basah membasahi bantal dan guling Setengah sadar, bersama kantuk di...