Pelestarian Budaya Indonesia melalui Film Pendek Fiksi End Of Black Era

Pelestarian Budaya Indonesia melalui Film Pendek Fiksi End Of Black Era

elestarian Budaya Indonesia melalui Film Pendek Fiksi End Of Black Era, Penjaja Kata. Media film menjadi media yang universal dalam penyampaian suatu pesan, serta edukasi pada masyarakat melalui media visual. Apabila sebuah film tidak memiliki pesan serta nilai edukasi di dalamnya, atau hanya sebagai hiburan belaka, film tersebut tentu tidak akan mudah dikenang dalam ingatan para penontonnya.

Selayang Pandang

End of Black Era – The Incident adalah sebuah film pendek yang diproduksi oleh costume designer Indonesia, Yuris Aryanna. Film ini ingin meningkatkan awareness kepada publik akan pentingnya peran costume dalam perfilman, juga ingin membantu pengrajin lokal Indonesia. Dengan melakukan research costume yang menggunakan bahan dari pengrajin lokal, diharapkan dapat meningkatkan daya jual dari produk-produk tersebut.

Film pendek ber-genre fiksi berdurasi yang tidak lebih dari 10 menit. Walaupun tidak berdurasi lama seperti film-film fiksi popular dunia, tetapi banyak pesan yang disampaikan melalui film ini. Khususnya dalam pelestarian tradisi dan budaya Indonesia, khususnya budaya tangible (berbenda) di antaranya tenun lurik dan kerajinan dari tembaga. Tenun lurik dijadikan padanan costume pemeran warga dan pemeran utama, sedangkan perhiasan tembaga dikenakan di telinga warga dan pemeran utama.

Bagikan ke:

Pesan Cinta The Lodge Maribaya untuk Bumi Melalui Forest Music Festival

Pesan Cinta The Lodge Maribaya untuk Bumi Melalui Forest Music Festival

Sebuah perayaan Hari Bumi, yang biasa dirayakan pada tanggal 22 April, tentu menjadi sebuah perayaan sekaligus peringatan bagi penduduk bumi. Perayaan agar banyak manusia peduli pada bumi, peringatan agar manusia sadar dan mawas diri terhadap kondisi bumi saat ini. Sebuah perayaan yang sekaligus peringatan Hari Bumi 2017, telah dilakukan pula oleh The Lodge Maribaya.

Melalui kegiatan Green-Up Clean-Up yang diselenggarakan pada tanggal 22 April 2017, The Lodge Maribaya mengajak serta masyarakat, blogger, serta dinas terkait untuk membersihkan sampah di bumi Cibodas. Tak berhenti sampai di situ saja, sebuah acara bertajuk “Farm Market” pun diselenggarakan sebagai puncak dari rangkaian acara Forest Music Festival.

Bagikan ke:

3 Cara Menyikapi Kritikan

3 Cara Menyikapi Kritikan

Pendapat orang tentang diri kita bisa beragam. Sehebat apa pun kita, akan selalu ada yang tak suka. Kalau kritikannya membangun, jadikan sebagai media perbaikin diri. Tapi bagaimana apabila kritikannya tidak membangun? Biasanya, sebagian besar orang akan drop atau marah apabila mendengar kritik yang tak membangun, karena kritikan yang tak membangun itu seperti obat yang rasanya pahit tapi tidak memberikan kesembuhan sama sekali.

Bagikan ke:

4 Senjata Penghancur Nafsu

4 Senjata Penghancur Nafsu

4 Senjata Penghancur Nafsu, Penjaja Kata. Perkara yang bisa menghalangi pandangan mata hati untuk melihat Allah adalah nafsu. Nafsu selalu menutupi hati manusia yang ingin memandang Tuhannya. Apabila nafsu berhasil dikalahkan, mata hati bisa memandang Allah. Namun, perjuangan untuk mengalahkan nafsu, tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi perlu upaya maksimal dan kerja keras.

Bagikan ke: