Prioritaskanlah dalam pola makanmu zat-zat fitokimia dan komponen-komponen nabati. Bahan-bahan yang terdapat di dalam “makanan hidup” bukan hanya vitamin, enzim, mineral, dan serat.

Dalam postingan ini, saya ingin Anda mengenal bahan-bahan yang disebut zat-zat fitokimia. Materi ini diambil dari buku Revolusi Makan karya Dr. Hiromi Shinya yang diterbitkan oleh Penerbit Mizan.

Zat-zat ini adalah bahan aktif yang terdapat di dalam sekitar 10.000 jenis tumbuhan. Berikut ini beberapa contoh jenis zat-zat fitokimia dan sumbernya:

Antosianin (terdapat pada anggur merah, beri biru, dan lain-lain).
Isoflavon (terdapat pada kacang kedelai dan sebagainya)
Lutein (terdapat pada tomat, semangka, dan sejenisnya)
Beta-glukan (terdapat pada semua jenis jamur)
Fukoidan (terdapat pada semua jenis rumput laut)
Pektin (terdapat pada apel, stroberi, lemon, dan buah-buahan lain)
Limonen (terdapat pada jeruk peras, lemon, dan jeruk jenis lain)

Zat-zat fitokimia mengandung bermacam-macam khasiat, salah satunya sebagai antioksidan dan berguna untuk peremajaan sel. Buah-buahan dan sayur-sayuran penghasil zat-zat fitokimia sangat baik untuk dikonsumsi sehari-hari, bahkan sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh.

Maka dari itu, menerapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi beberapa jenis tumbuhan penghasil zat-zat fitokimia di atas dapat membantu Anda untuk menjaga kesehatan tubuh. Mari biasakan pola hidup sehat dengan mengubah pola makan, karena pola makan adalah kunci dari kesehatan. 🙂

Penjaja Kata

(Visited 389 times, 1 visits today)
Jenis dan Sumber Zat-Zat Fitokimia
Tagged on:                                                         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *