Dunia Cecilia; Pertemuan Manusia dan Malaikat. Bertemu dan berdialog bersama dengan seorang malaikat, memang hal yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Namun, tentu hal itu bisa saja terjadi di dalam dunia imajinasi, kan?

Begitulah gambaran kecil dari cerita di dalam novel Dunia Cecilia: Kisah Indah Dialog Surga dan Bumi, karya Jostein Gaarder, Penulis Bestseller Dunia Sophie. Mengisahkan seorang anak bernama Cecilia yang malaikat bernama Ariel, novel ini berhasil membuat pembacanya memiliki gambaran tentang dialog antara manusia dan malaikat.

Cecilia yang menderita sakit yang cukup berat, terpaksa melewatkan momen Natal hanya dengan terbaring lemah di kasur tidurnya. Hal ini pun membuatnya menjadi lebih temperamental dan menganggap bahwa Tuhan tak adil. Walaupun begitu, semua anggota keluarga Cecilia memaklumi perubahan sifatnya sebagai bentuk dari kekecewaan belaka.

Berbagai keinginan yang terlontar dari mulut Cecilia pun dipenuhi oleh keluarganya, walaupun sebenarnya permintaan Cecilia merupakan barang-barang yang tidak bisa ia gunakan dalam kondisi fisik yang lemah, seperti papan ski dan toboggan. Hal ini dilakukan tidak lain agar Cecilia dapat bahagia.

Namun ternyata bukan hadiah-hadiah itulah yang membuatnya berbahagi, pertemuannya dengan Malaikat Ariel lah yang membuat kehidupannya lebih cerah dan berwarna. Tidak hanya sekadar bertemu saja, mereka berdua terlibat langsung dalam dialog yang seru tentang kehidupan manusia dan malaikat.

Malaikat Ariel yang telah hidup jauh sebelum Cecilia lahir, bahkan di saat kakek Cecilia masih kecil dan menempati kamar yang sama, memiliki banyak pertanyaan tentang kehidupan manusia di bumi. Cecilia pun mendapatkan berbagai pertanyaan dari Malaikat Ariel tentang kehidupan manusia di bumi, begitu pun dengan Cecilia yang bertanya kepada Malaikat Ariel tentang kehidupan malaikat di surga.

Berbagai pertanyaan yang cukup serius dan juga lucu, terucap dari mulut dua makhluk berbeda dunia ini, mereka pun tak sungkan untuk mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan yang menurut mereka masing-masing aneh. Tidak hanya dalam obrolan semata, Malaikat Ariel pun mengajak serta Cecilia untuk beraktivitas bersama, yakni menikmati keindahan bumi yang berselimutkan salju dan ditaburi oleh cahaya bulan purnama.

Ya, Cecilia yang selama ini menjalani hari hanya di atas kasur tidurnya, tiba-tiba mendapatkan kekuatan luar biasa yang membuatnya dapat beraktivitas kembali seperti biasa, dan akhirnya ia pun dapat mencoba peralatan ski yang menjadi hadiah Natal-nya. Kehadiran Malaikat Ariel, membawa banyak perubahan dalam kehidupan Cecilia. Begitu pula dengan Malaikat Ariel yang mendapatkan jawaban terbaik mengenai kehidupan manusia di bumi dari Cecilia.

Para penggemar novel filsafat pasti akan sangat terhibur dengan membaca novel Dunia Cecilia: Kisah Indah Dialog Surga dan Bumi. Walaupun dikemas lebih ringkas, tetapi muatan filsafat di dalam novel ini tidak kalah berkualitas dengan karya-karya Jostein Gaarder lainnya.

 

Penjaja Kata

(Visited 215 times, 1 visits today)
Dunia Cecilia; Pertemuan Manusia dan Malaikat
Bagikan ke:

One thought on “Dunia Cecilia; Pertemuan Manusia dan Malaikat

  • December 13, 2015 at 8:16 am
    Permalink

    Imajinasi penulis impor emang keren ya. 🙂

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *