Senyummu mengandung virus
Terbawa oleh angin, menusuk dalam batin

Stop! Jangan nakal, jangan binal, jangan bebal
Aku tak butuh senyuman, aku butuh ucapan

Bukan di bibir, di mulut, apalagi di gigi
Akan tetapi ucapan tulus buatan isi hati

Sepatah pun tak apa gerangan
Namun jangan berpatah-patah

Sebait pun tak apa gerangan
Namun jangan berbait-bait

Sepatah dan sebait kata-kata cinta
Bagiku, lebih indah dari harta dunia

Menunggu berbicara, dia…

Bandung tjoret, 22-06-14.
Nouerdyn

 

 

(Visited 39 times, 1 visits today)
Dilarang Senyum!
Bagikan ke:
Tagged on:                 

8 thoughts on “Dilarang Senyum!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *