Bubur jagung

Aneh, memang menjadi kata sifat favorit bagi sebagian besar para pelaku usaha. Mereka gencar bersaing mencari ide kreatif dan unik untuk usahanya, baik itu berupa barang maupun jasa. Salah satu contohnya pada produk-produk makanan, tidak sedikit produk-produk makanan yang dikemas begitu menarik, baik dari segi penamaan, kemasan, maupun rasa dari makanan tersebut.

Dari beribu produk makanan kreatif dan unik, terselip satu nama produk yang mungkin belum terlalu banyak terdengar dan terasa yaitu bubur jagung. Jagung dijadikan produk bubur memang tidak asing di beberapa negara, terutama negara yang menjadikan jagung sebagai bahan pokok sehari-hari.

Namun ada yang unik dengan salah satu penjual bubur jagung di daerah Bojongsoang, Bandung. Nama sistem smartphone “Android” disematkan menjadi brand yang mejadi label produk bubur jagung, hal ini memiliki daya tarik yang cukup baik terutama di era teknologi yang semakin marak dewasa ini. Namun kekurangan pada produk bubur jagung ini ialah dari segi rasa, rupa, dan kemasan. Dari segi rasa dan rupa, bubur jagung ini terasa terlalu manis apalagi ditambah dengan topping coklat yang semakin mengentalkan rasa manisnya, mungkin kurang cocok bagi konsumen yang kurang suka dengan rasa manis.

Varian lain yang  menggunakan topping keju pun masih terasa kurang balance antara rasa keju dengan rasa jagungnya, apalagi jagungnya masih berupa butiran yang dicampur dengan sejenis tepung menyebabkan rasa jagungnya pun begitu kuat. Tapi salut untuk si penjual bubur jagung Android ini, kejeliannya dalam memilih brand dapat membuat ketertarikan bagi para calon konsumen yang kebetulan lewat untuk mampir dan merasakan citarasa dari bubur jagung tersebut, termasuk saya salah satunya.

Walaupun bukan seorang pemerhati dibidang makanan apalagi gizi, setidaknya sebagai pemilik lidah liar akan  santapan ini dapat berbagi pengalaman di dalam penjajakan makanan-makanan yang menarik mata akan keunikannya. Jadi intinya tulisan ini hanya bersifat reportoar dalam penjelajahan kuliner, semoga bermanfaat dan memberikan Anda inspirasi, baik untuk menjelajahi keanekaragaman kuliner maupun mencoba peruntungan dengan berbisnis di bidang kuliner. 😀

Nouer Dyn

(Visited 205 times, 1 visits today)
Bubur Jagung Android: Smartfood kah?
Bagikan ke:
Tagged on:                         

2 thoughts on “Bubur Jagung Android: Smartfood kah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *