Campuran antara ruh beserta rasa
Padu mencipta irama nafas hidup
Dendangkan bait jati diri  manusia
Kadang benderang, sering meredup

Begitulah, sang pecinta filosofi dunia
Hidup segan mati pun segan, kiranya
Dunia, sang pemberi olah nikmat raga
Namun mengebiri sang bukti nyata

Alih-alih sadar, alih-alih ingat
Kesadaran dialihkan, ingatan dialihkan
Nampak sudah janji pemberi janji
Nampak sudah sesal para penyesal

Bandung tjoret, 20-06-14.
Nouerdyn

 

(Visited 41 times, 1 visits today)
Atma
Tagged on:                         

2 thoughts on “Atma

  • June 21, 2014 at 1:38 am
    Permalink

    hmm. aku kok ngga ngerti ya maksud puisiini-_-

    Reply
    • June 21, 2014 at 4:09 am
      Permalink

      Hahaha, terima kasih sudah rela mengorbankan waktu untuk membaca tulisan yang berupa (mungkin) puisi tersebut. Tulisan ini hanya sebuah “metalurgi” dari kata atma yang kurang bersahabat saja. 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *