Tuhan telah menganugerahi kita 5 buah panca indera sebagai modal hidup kita di dunia ini, mata adalah salah satu dari kelima panca indera terebut. Dengan menggunakan mata kita dapat melihat, memerhatikan, menilai juga menikmati segala sesuatu hal yang tuhan dan manusia ciptakan didunia ini. Membaca adalah salah satu kegiatan yang membutuhkan indera ini, dengan membaca kita dapat menambah wawasan untuk mengarungi luasnya samudera ilmu dunia.

Biasanya membaca selalu berkaitan dengan buku, hapir 90% orang menanggap membaca adalah kegiatan yang berkutat dengan bidang buku, padahal konteks dari membaca sendiri memiliki jangkauan yang lebih luas. Kita coba ambil contoh yang mudah tentang membaca dan fenomena alam, disaat langit mendung keabu-abuan pada siang hari dan disaat itu pula kita dapat berasumsiĀ  bahwa akan segera turun hujan itu adalah contoh dari membaca atau lebih tepatnya membaca keadaan alam.

Namun sebagian besar orang tidak mengolah panca inderanya tersebut dengan baik, padahal apabila orang-orang tersebut dapat menggunakannya secara baik dan bijak maka mereka bukan hanya bisa mengubah kehidupannya sendiri tetapi juga mengubah kehidupan orang lain bahkan alam sekitarnya. Bukan hanya dari buku lah kita dapat membaca dan belajar, melainkan juga dari fenomena-fenomena alam yang tuhan tunjukan dapat kita ambil menjadi sebuah pembelajaran.

Inti dari persoalan ini adalah membaca adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh mata, diolah oleh otak, dan dicerna oleh hati, namun sedikit sekali orang yang memahami sehingga membuat kegiatan membaca pun menjadi suatu kegiatan yang tidak mengasyikan dan berujung pada penggunaan indera ini hanya untuk hal-hal yang tidak berguna.

Tanpa adanya kesinambungan antara ketiga hal tersebut, membaca akan menjadi sebuah pekerjaan yang membosankan, tidak akan menarik, dan juga tidak akan ada pembelajaran baru yang dapat kita pahami. Mari sinkronkan ketiga hal tersebut, agar kegiatan membaca menjadi kebiasaan yang akan selalu kita lakukan dan membuat hidup kita pun lebih menyenangkan. šŸ™‚

Penjaja Kata

(Visited 7 times, 1 visits today)
Ada apa dengan membaca?
Bagikan ke:
Tagged on:                     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *