Reklame adalah penggilan atau seruan yang datangnya berulang-ulang, secara epistimologi reklame berasal dari bahasa Spanyol Re yang artinya berulang-ulang dan Clamos yang artinya seruan atau panggilan. Beberapa tujuan dibuat sebuah reklame adalah agar masyarakat mengetahui informasi yang ingin disebarkan oleh suatu instansi, organisasi, perusahaan, dlsb. Dengan kata lain reklame juga bertujuan memberitahukan, menganjurkan, mempromosikan, menawarkan, mempropagandakan, menghimbau suatu produk kepada masyarakat atau halayak.

Ada beberapa macam reklame, diantaranya adalah:

  1. Reklame Komersial, yaitu reklame yang dibuat untuk kepentingan bisnis
  2. Reklame Non Komersial, yaitu reklame yang dibuat untuk kepentingan sosial.

Selain itu menurut sifatnya reklame dibagi menjadi tiga macam, yaitu:

1. Reklame Penerangan

Reklame penerangan merupakan ragam reklame yang informatif, artinya bersifat menyampaikan informasi kepada masyarakat. Reklame yang bersifat penerangan biasanya sering digunakan pemerintah untuk menyampaikan program-programnya, misalnya reklame yang dikeluarkan BNN (Badan Narkotika Nasional) yang berkaitan dengan pemberantasan narkoba seperti “Katakan tidak untuk narkoba”, “Narkoba, sekali mencoba terbelenggu seumur hidup”, “Hidup sehat tanpa narkoba”, atau departemen kesehatan yang menginformasikan masalah kesehatan melalui gambar reklame bertemakan hidup sehat seperti: “Aids dapat ditularkan melalui suntikan, transfusi darah, alat tattoo dan tindik, dan hubungan seksual.” Juga kementrian lingkungan hidup melalui gambar reklame “Air, tanah, dan hutan merupakan sumber daya alam yang sangat berharga bagi kehidupan”.

2. Reklame Peringatan

Reklame peringatan merupakan ragam reklame yang bernada mengingatkan kepada masyarakat, hal ini berkaitan dengan tugas dan kewajiban dari lembaga pemerintah. Salah satunya adalah pihak kepolisian yang bekerja sama dengan pihak dinas lalu lintas angkatan jalan raya membuat peringatan kepada masyarakat pengguna jalan melalui gambar reklame “Hati-hati waktu hujan jalan licin”, “Hati-hati sering terjadi kecelakaan”, ataupun “Hati-hati sering terjadi tanah longsor”.

3. Reklame Permintaan atau Ajakan

Reklame peringatan atau ajakan merupakan ragam reklame yang meminta atau mengajak warga masyarakat agar bersedia memenuhi permintaan atau ajakan. Reklame ini bisa datang dari pihak pemerintah, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) maupun swasta, PMI (Palang Merah Indonesia) misalnya mengajak masyarakat untuk peduli dengan sesamanya melalui gambar yang bernada mengajak, contohnya “Setetes darah anda menyelamatkan jiwa sesame” dan “Bantulah korban bencana alam”.

Penjaja Kata
Sumber : Catatan Seni Budaya masa SMP

(Visited 371 times, 1 visits today)
Reklame
Bagikan ke:
Tagged on:             

3 thoughts on “Reklame

  • September 20, 2013 at 12:44 pm
    Permalink

    mari berprilaku hidup bersih dan sehat…….
    narkoba no! prestasi yes

    Reply
    • November 26, 2013 at 1:03 am
      Permalink

      Mari berprestasi untuk menjauhi narkoba. 😀
      Thanks

      Reply
      • March 31, 2014 at 2:50 am
        Permalink

        okkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

        Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *