Bandung kota dengan sejuta kreatifitas, banyak hal baru yang sering muncul dari ide-ide segar orang Bandung. Dengan “anugerah” yang dimiliki ini, Bandung sangat membutuhkan banyak area dan media kreatif yang dapat memfasilitasi kreatifitas orang Bandung.

Seyogyanya, pihak pemerintah kota Bandung sudah menyediakan area Bandung Creative Hub sebagai lokasi berkumpulnya para pelaku kreatif, namun karena pengelolaan yang belum maksimal membuat BCH belum menjadi lokasi kreatif yang terintegrasi dengan baik dengan para kreatif di Bandung.

Salah satu area kreatif baru yang akan hadir di Bandung terdapat di Somerset Asia Afrika, sebuah kompleks apartemen yang menghadirkan beragam ruang kreatif dalam satu tempat. Bertempat di Jalan Ahmad Yani No. 136, Bandung. Somerset Asia Afrika merupakan pembaruan The Green Kosambi. Mulai dari area produksi, co-working space, food court, creative hub, apartemen dan area lain yang bisa men-trigger kreatifitas kita selama berada di area Somerset Asia Afrika.

Somerset Asia Afrika mulai ‘membuka diri’ nya ke publik mulai tanggal 9 dan 10 Mei 2018. Dalam rangkaian acaranya, pihak management menghadirkan beragam event menarik, salah satunya adalah fashion show bersama Itang Yunasz. Turut hadir dalam fashion show ini Seng Lotta yang menjadi salah satu peraga busana dari Itang Yunasz.

Saya yang diundang oleh pihak manajemen Somerset Asia Afrika, mendapatkan pengalaman berharga melakukan wisata dari bagian bawah sampai bagian atas Somerset Asia Afrika. Karena belum dibuka secara keseluruhan, beberapa bagian masih ada yang masih dalam tahap pembangunan, khususnya bagian apartemen yang ada di lantai 10 ke atas (total ada 21 lantai).

Dan, selanjutnya saya akan bahas ‘keajaiban’ yang ada di Somerset Asia Afrika, apa sajakah itu? Sebetulnya yang dimaksud ajaib itu bukan dalam arti sebenarnya, sih. Hanya sebuah hiperbola yang diarahkan kepada 3 bagian yang paling berbeda dari bangunan Somerset yang lain, dan menjadi hal yang baru untuk ditemukan di jantung kota Bandung. 😉

Lalu apa saja keajaibannya? Yuk disimak ulasannya berikut, ya.

*****

Greko Creative Hub & Co-Working Space

Hal menarik pertama yang dihadirkan di Somerset Asia Afrika adalah terdapat creative hub dan co working space. Hampir jarang sekali memang ditemukan konsep creative hub dan co working space yang dijadikan satu dengan apartemen di Bandung, hal ini tentu menarik karena kita bisa memiliki hunian sekaligus kantor dalam satu tempat.

Terdapat beberapa seat untuk co working space di sini, juga didukung dengan fasilitas-fasilitas lain seperti ruang rapat dan auditorium dengan konsep interior yang nyaman. Pokoknya, kerja di sini bisa membuat semakin kreatif dan produktif.

Jadi tujuan dibuat Greko Creative Hub ini untuk mengembangkan UMKM, khususnya yang bergerak di bidang fashion. Selain itu juga menjadi jembatan bagi perusahaan teknologi di bidang tekstil dan busana dari luar negeri, untuk masuk ke Indonesia dan ikut serta mengembangkan para pelaku UMKM di Bandung, khususnya yang fokus dalam bidang fashion.

*****

Indigologia

Salah satu hal unik yang ada di sini adalah indigologia, terletak di lantai 2 dan menyajikan konsep bertema jeans hampir di seluruh bagiannya. Menurut Pak Aan, konseptor Indigologia, beliau mendesain sebuah konsep mall dengan blak-blakan dan menerapkan sistem customize bagi setiap konsumen nya. Ya, Indilogioa merupakan mall untuk produk-produk fashion yang ada di Somerset Asia Afrika.

Di lantai ini pun ada Jeanologia, sebuah ‘perpanjangan tangan’ dari perusahaan teknologi bahan jeans denim asal Prancis. Di sini tersedia sistem print laser ke bahan jeans, atau bahan lain seperti kue atau kayu (bahan yang tidak meleleh dengan panas). Juga ada mesin cetak jeans 3D otomatis yang sesuai dengan ukuran pemesan dan dikerjakan dalam waktu yang cepat.

Untuk interior berbau jeans yang ada di Indigologia, semua dibuat dengan menggunakan mesin print laser tersebut. Mesin ini sebetulnya hanya mengubah warna dasar dari bahan, sehingga lebih memudar dengan cara memanaskan bagian-bagian yang sesuai dengan pola yang dibuat. Oh ya, kita bisa print juga di sini lho, kita bisa menggunakan desain sendiri untuk dijadikan motif yang bisa dipasangkan di celana atau pakaian kita yang berbahan jeans.

 

*****

Pasar Pinuh

Terletak di lantai 3, sebuah konsep foodcourt terintegrasi dengan sistem elektronik hadir di sini dengan nama Pasar Pinuh. Hampir sebagian besar tenant di Pasar Pinuh menyajikan beragam olahan makanan yang cukup berbeda dan kuliner khas dari luar kota Bandung, pokoknya bagi masyarakat Bandung yang ingin makan di sini pasti akan mendapatkan pengalaman yang berbeda.

Sistem pembayaran di Pasar Pinuh ini menggunakan kartu khusus, sehingga mempermudah proses pembayaran. Makan di sini kita bisa sambil menikmati panorama Bandung dari atas, sebuah pengalaman mengesankan, apalagi jika kita hendak dinner di sini, sudah pasti pemandangan Bandung dengan gemerlap lampu akan menjadi pemandangan indah yang akan kita nikmati.

*****

Itulah sekelumit informasi mengenai Somerset Asia Afrika, semoga bermanfaat ya. Oh ya, bagi yang ingin sekalian berwisata di daerah Kosambi, bisa sekalian mampir ke sini saja. Karena di sini menyediakan parkir khusus bus parawisata juga lho. Jadi kita tidak akan kesulitan mencari parkir untuk bus pariwisata yang kita gunakan.

 

Penjaja Kata

(Visited 69 times, 1 visits today)
3 Keajaiban yang Ada di Somerset Asia Afrika
Bagikan ke:

One thought on “3 Keajaiban yang Ada di Somerset Asia Afrika

  • May 10, 2018 at 10:59 pm
    Permalink

    Namanya Pasar Pinuh yaa, selalu penuh yang jajan, ampe waiting. Suka menu NasGor Rawonnya, pas banget di lidaah..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *